TANGERANG KAB || RWN.CO.ID - Jagat maya diduga kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video pengakuan seorang TKW, pekerja migran asal Kabupaten Tangerang, Banten, yang mengaku tengah mengalami tekanan berat sa'at ini bekerja di Libya.
Narasi video berdurasi sekira 2 menit 11 detik tersebut beredar di salah satu grup WhatsApp komunitas warga Tangerang, "GAMATA", pada Minggu (9/8/2026). Dalam video itu, seorang perempuan yang mengaku bernama Sumiati (46), warga Kabupaten Tangerang, menyampaikan keluh kesahnya sembari menahan tangis.
Dalam pengakuan-nya, Sumiati menyebut dirinya awalnya dijanjikan bekerja di Turki dengan gaji sekitar 350 dolar. Namun, menurut pengakuan-nya, ia justru diberangkatkan dan bekerja di Libya dengan gaji yang disebut hanya 300 dolar.
Ia juga mengaku telah beberapa kali berpindah majikan. Namun, perpindahan tersebut disebut belum membuat kondisi yang dihadapinya menjadi lebih baik.
"Assalamualaikum wr wb.., yang saya hormati bapak bupati kab tangerang Maesal Rasid,juga yang saya hormati bapak gubernir banten Andra Sonny, saya atas nama Sumiati asal Kp.Kebon Cau, Desa Kosambi Kec.Mauk Kab.Tangerang.
Saya ingin meminta tolong sa'at ini saya berada di Libya,pertama saya dijanjikan bekerja di Turky,dengan gaji 350 dollar,ternyata saya di kerjakan di Libya dengan gaji 300 Dollar, tapi saya ditipu agent, dan saya sudah 4 kali gonta-ganti majikan,saya belum pernah nerima gaji saya di serahkan kekantor agent, bahkan majikan saya ke empat ini sempat mengancam jika kerja'an kurang bersih akan dipulangkan ke kantor saya.
Sedangkan disini banyak angin, rumah segede ini saya sendiri ysng ngerjakan pak, saya cuma minta tolong pulangkan saya ke indonesia pak, saya tertekan saya gak kuat," ungkap Sumiati terisak sembari menahan tangis dengan bola mata nanar berkaca-kaca.
Sumiati juga mengaku sempat mendapatkan ancaman dari majikan keempatnya. Ia mengatakan dirinya diperingatkan akan dikembalikan ke kantor agen apabila pekerja'annya dinilai tidak cukup bersih.
Dalam narasi video tersebut, Sumiati menggambarkan beban pekerja'an yang harus dilakukannya seorang diri.
Di tengah kondisi tersebut, Sumiati kemudian menyampaikan permohonan agar pemerintah Indonesia membantu memulangkannya ke tanah air.
Dalam video, Sumiati juga menyampaikan permohonan kepada pemerintah daerah Kabupaten Tangerang (pemkab) dan Provinsi Banten (pemprov) agar persoalan yang dialaminya mendapat perhatian.
Ia mengaku berasal dari Kampung Kebon Cau, RT.011/003, Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, dan sa'at ini berada di Libya.
Selain video singkat memilukan tersebut, beredar pula fotto identitas diri yang disebut memuat nama, alamat, serta keterangan singkat mengenai asal-usul Sumiati pada password.
Namun demikian, seluruh keterangan mengenai duga'an penipuan agent, pembayaran gaji, proses penempatan, serta kondisi pekerja'an Sumiati masih merupakan pengakuan yang disampaikan dalam video dan belum dapat diverifikasi secara independen antara pihak kedua kubu.
Kasus tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait, terutama instansi pemerintah yang memiliki kewenangan dalam perlindungan pekerja migran Indonesia.
Atas fenomena tersebut membuat Pakar Ahli yakni, Profesor Sutan Nasomal angkat bicara. " Saya harapkan Presiden Perintahkan Kemenaker Kemenlu perjuangkan TKW Di Libia Kembali Ke Indonesia !! Jakarta,Apapun kasus penyebab masalahnya WNI diluar negeri bekerja cari cuan legal ilegal negara pemerintah RI harus menyelamatkan nya nasibnya seperti yang dialami WNI Sumiati warga Warga Kab Tangerang Banten ini",Tegas Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional,Ekonomi Menjawab pertanya'an reedaksi.
Jika benar terdapat persoalan penempatan yang tidak sesuai dengan perjanjian awal, persoalan pembayaran gaji, maupun duga'an pelanggaran terhadap hak pekerja migran, maka diperlukan penelusuran dan klarifikasi terhadap pihak agen penyalur serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses keberangkatan Sumiati.
Kini, publik menunggu langkah pemerintah untuk memastikan keberadaan dan keselamatan Sumiati sekaligus mengusut secara terang persoalan yang dikeluhkannya.
Jangan sampai jeritan seorang pekerja migran di negeri orang hanya berhenti sebagai video yang viral di jagat maya.***
(Dewi Sari)
Redaktur Boks : 👇👇👇
Iklan Banner : Lurah Arun
Posting Komentar
0Komentar