Diduga Langgar Aturan, Proyek Pemelihara'an Turap di Jalan Raya Pekayon Minim APD dan Pengawasan serta kwalitas Di Ragukan

Radarberitanasional.co.id
By -
0

TANGERANG KAB ||RBN.CO.ID-Proyek pemelihara'an pembangunan turap di Jalan Raya Pekayon, Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang-Banten, yang berlangsung pada Rabu (26/11/2025), Di laksanakan oleh pihak vendor " CV.CIPTA JAYA MEGAH"dengan nilai pagu anggaran Rp.150.000 (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah) bersumber anggaran APBD-P Tahun 2025, kesan asal jadi dan
diduga kuat melanggar sejumlah prosedur (SOP), ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan para pekerja tidak dibekali alat pelindung diri (APD) sesuai standar keselamatan kerja (K3), seperti helm proyek, sepatu booth, maupun perlengkapan keselamatan lainnya. Selain itu, kedalaman galian untuk pondasi turap tampak dangkal dan dinilai tidak memenuhi spesifikasi tehknis.

Minimnya pengawasan juga menjadi sorotan. Baik dari pihak mandor atau pelaksana proyek, maupun dari instansi terkait, terlihat tidak ada kontrol yang memadai di lapangan.

•Pelaksana Jarang Mengontrol Lokasi !

Sa'at dikonfirmasi, salah seorang pekerja yang diam sa'at di tanya nama nya mengakui bahwa pelaksana proyek berinisial K, warga Kosambi, sangat jarang hadir di lokasi.

"Gak tahu, orangnya (pelaksana–Red) jarang ke sini. Denger-denger sich kalau gak salah Kem*l kalau dipanggil, Katanya orang Kosambi. Kita juga baru kerja tiga hari," ujarnya.

Upaya wartawan untuk menghubungi pelaksana melalui sambungan telephone maupun pesan WhatsApp juga tidak mendapatkan respons. Penanggung jawab proyek tersebut diduga sengaja mengabaikan komunikasi.

Tidak berhenti di situ, tim media berupaya terus menelusuri keberada'an "K" berdasarkan informasi masyarakat. Sa'at mendatangi rumah yang disebut sebagai kediamannya, seorang perempuan yang mengaku sebagai ibunya menghubungi " K"melalui gawainya. Namun, dalam percakapan itu "K" justru tidak mengakui bahwa proyek turap tersebut merupakan pekerja'an punya-nya.

•Pemdes Mengaku Tidak Pernah Diberi Informasi atau Ko'ordinasi walau sekedar ber basa-basi ijin hendak melakukan aktifitas dilingkungan nya !

Di lokasi terpisah, wartawan juga meminta keterangan pihak Pemerintah Desa. Staf desa, "JA", menegaskan bahwa pihaknya melihat adanya kegiatan pembangunan turap tersebut, namun tidak mengetahui siapa pelaksana proyeknya.

"Iya, itu memang ada kelihatan proyek turap di pinggir Sawah Raya Pekayon, tapi gak tahu punya kerjaan siapa. Pengembang atau pelaksananya juga tidak ada koordinasi ke kantor desa," ujarnya.

Pewarta: Dewi Sari
Penulis  : Taer.

Boks Redaksi :
Anda Klik tekan lama buka tautan di bawah ini, bulatan CROME (Open) klik/tekan berhasil.
👇
https://radarberitanasional.co.id/pages/redaksi

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)