PJU Di Keluhkan Mati Berbulan-bulan di Sepatan, "Warga" Resah Dishub Dinilai Lamban, Kadishub : Minta Sharelok !

Radarberitanasional.co.id
By -
0


TANGKAB ||RBN.CO.ID- Warga Kampung Pisangan Periuk, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang-Banten,diduga kembali meluapkan kekecewa'an atas kondisi penerangan jalan umum (PJU) yang mati suri dan tak kunjung diperbaiki. Ironisnya, persoalan ini disebut sudah berlangsung berbulan-bulan tanpa penanganan nyata (26/3/26).


Gelap gulita di sepanjang jalan lingkungan kini menjadi pemandangan rutin setiap malam. Kondisi tersebut bukan hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga memicu rasa takut karena meningkatnya potensi tindak kriminal seperti pencurian hingga pembegalan.


Warga menilai, lamban nya penanganan dari pihak terkait seolah menunjukkan kurang nya respons terhadap kebutuhan dasar masyarakat. “Saya sudah lapor dari beberapa bulan lalu. Tapi sampai sekarang tidak ada tindakan. Malah dilempar-lempar, katanya bukan wewenang PLN, tapi Dishub,” ujar seorang warga yang meminta identitas nya dirahasiakan, Kamis (26/3/2026).


Menurut warga, keberada'an PJU yang tidak berfungsi justru menjadi simbol ketidakhadiran pemerintah di tengah masyarakat. Mereka mempertanyakan efektivitas pengelola'an dan pengawasan fasilitas umum yang seharusnya menjadi prioritas pelayanan publik.


“Kalau dibiarkan terus, ini bukan sekedar lampu mati, tapi soal keamanan warga yang dipertaruhkan. Percuma ada tiang PJU kalau cuma jadi pajangan,” tegasnya.  Sementara itu,   Kepala  Dinas  (kadis) Perhubungan Kabupaten Tangerang, Zaenudin, sa'at dikonfirmasi justru meminta warga mengirimkan titik lokasi (share location) PJU yang rusak.


“Minta serlok PJU-nya yang mati,” ujar Zenudin singkat via pesan WhatsApp.


Respons tersebut dinilai belum menjawab substansi persoalan yang sudah lama dikeluhkan warga. Publik pun berharap Dinas Perhubungan tidak sekedar menunggu laporan, tetapi proaktif melakukan pengecekan lapangan dan percepatan perbaikan. Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa kepastian, bukan tidak mungkin kepercaya'an masyarakat terhadap pelayanan pemerintah daerah akan semakin terkikis.***


Pewarta : Abdul Aziz

Editor      : Dewi Sari.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)