Rabu 01.10.2025, 06.55.07
DKJ || RBN.CO.ID– Prof Dr Sutan Nasomal, SH, MH menyambut baik langkah Dewan Pers yang mulai menunjukkan keberpihakan dalam membela wartawan. Ia berharap Dewan Pers RI segera menyoroti kasus penganiayaan jurnalis Diri Ambarita di Bekasi, yang hingga kini masih menyisakan luka mendalam bagi dunia pers Indonesia.
“Dewan Pers harus bertindak tegas agar dunia wartawan cerah terang menderang, tidak lagi diselimuti awan kelam seperti beberapa dekade ini,” ujar Prof Dr Sutan Nasomal, Pakar Hukum Pidana Internasional sekaligus Ekonom, ketika menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak maupun online dalam dan luar negeri, Senin (30/9/2025), dari markas pusat Partai Oposisi Merdeka di Jakarta melalui sambungan telepon seluler.
Kasus pengeroyokan yang menimpa Ambarita hingga menyebabkan kebutaan pada mata kirinya serta luka serius lainnya disebutnya sebagai tindakan keji, bukan hanya melukai fisik korban tetapi juga mencederai prinsip kebebasan pers dan demokrasi di Indonesia.
Prof Sutan menegaskan bahwa kekerasan terhadap jurnalis adalah serangan terhadap kebebasan pers yang dijamin Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Negara, katanya, wajib hadir memberikan perlindungan serta memastikan pelaku diproses hukum secara adil dan transparan.
Adapun sikap resmi Komite Wartawan Indonesia yang dipimpin Prof Sutan Nasomal adalah sebagai berikut:
1. Mendukung langkah korban bersama Komite Wartawan Indonesia yang telah melapor resmi ke Polda Metro Jaya.
2. Mendesak Kapolda Metro Jaya menjadikan kasus ini sebagai prioritas, serta segera menangkap dan memproses hukum seluruh pelaku tanpa pandang bulu.
3. Mengutuk keras segala bentuk intimidasi, diskriminasi, dan kriminalisasi terhadap jurnalis.
4. Meminta perlindungan maksimal bagi korban dan jurnalis lain yang bertugas di lapangan.
5. Mengingatkan aparat penegak hukum agar tidak tunduk pada tekanan pihak manapun.
6. Menegaskan bahwa kejadian ini bertentangan dengan visi Presiden dan Kapolri dalam mewujudkan Polri yang bersih, adil, dan berpihak pada rakyat.
“Serangan terhadap jurnalis adalah serangan terhadap demokrasi. Komite Wartawan Indonesia berdiri tegak bersama Ambarita dan seluruh wartawan yang bekerja demi kebenaran,” tegas Prof Sutan Nasomal yang juga menjabat Presiden Partai Oposisi Merdeka serta Jenderal Kompii.
(Dewi Sari)
Boks Redaksi :
👇🏻Tekan Lama muncul logo bulat CROME (Open), Klik anda berhasil masuk.
👇
https://radarberitanasional.co.id/pages/redaksi-box
Posting Komentar
0Komentar