Pesta Laut Suryabahari 2025, Wujud Syukur Nelayan Cituis Atas Limpahan Rezeki Laut

Radarberitanasional.co.id
By -
0
Minggu 19.10.2025, 10.12.22
TANGUT||RBN.CO.ID-Suasana pesisir utara Tangerang dipenuhi keceria'an dan semangat kebersama'an. Warga Kampung Nelayan Cituis, Desa Suryabahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang kembali menggelar Tradisi Adat " Ruwatan Segara" atau yang lebih dikenal dengan sebutan "Pesta Laut" pada Minggu (19/10/2025).

Menurut keyakinan adat budaya tertentu, kegiatan tahunan yang sarat makna ini merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat nelayan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil tangkapan laut yang melimpah selama setahun terakhir. 

Tradisi serta filosofi turun-temurun tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus melestarikan budaya pesisir, tak ubah nya pada pesta-pesta ucap siyukur lain-nya seperti pada berkat darat yakni diantara nya seperti "Seren Tahun ," atau dengan bahasa lain, Pesta Padi pada suku adat masyarakat citorek lebak dan banyak lagi pada daerah lain yang di sedekahkan pada setiap tahun.

Setelah diawali dengan do'a bersama (Selametan) yang di pimpin tetua adat kp nelayan dengan upacara melarung sesaji dan kepala kerbau ke tengah lautan, kemeriahan pesta laut tahun ini diwarnai dengan beragam hiburan rakyat, di antaranya wayang kulit, pertunjukan musik dangdut, bazar UMKM, dan berbagai acara seni budaya lokal. Sejak pagi hingga malam hari, ratusan bahkan ribuan hilir mudik silih berganti warga tampak antusias menyaksikan jalannya acara di sepanjang kawasan pesisir Cituis.

Seorang Warga Desa Suryabahari,Topik (38), menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pelestarian adat, tetapi juga sarana memperkuat identitas budaya pesisir Tangerang.

"Tradisi ini adalah warisan leluhur yang harus terus kita jaga. Melalui pesta laut, masyarakat diingatkan untuk selalu bersyukur atas karunia hasil laut dan menjaga kelestarian alam sekitar," ujar nya sa'at ditemui di lokasi acara.

Hal senada disampaikan oleh tokoh masyarakat setempat, H.Kàlidin, yang menilai pesta laut menjadi wujud nyata gotong royong dan solidaritas warga pesisir, bukan sekedar merayakan keberkahan alam.

"Setiap tahun warga bersama-sama berkontribusi, baik tenaga maupun materi, demi terselenggaranya acara ini. Ini bukti kekompakan masyarakat Cituis," ungkapnya.

Dengan semangat kebersamaan dan rasa syukur yang mendalam, Ruwatan Segara 2025 di Desa Suryabahari menjadi simbol kuat bagaimana masyarakat pesisir Tangerang tetap menjaga tradisi sambil terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dewi Sari
Author: Taer-Red.

Boks Redaksi :
Anda Klik tekan lama buka tautan di bawah ini, bulatan CROME (Open) klik/tekan berhasil.
👇
https://radarberitanasional.co.id/pages/redaksi-box


Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)