Kabel WiFi Semrawut, Pemasangan Diduga Abaikan K3 di Wilayah Kecamatan Sepatan

Radarberitanasional.co.id
By -
0

TANGKAB ||RBN.co.id-Kondisi kabel jaringan internet atau WiFi yang  terpasang  semrawut kedapatan di sejumlah ruas jalan di Kecamatan Sepatan (Tamkot), Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi sorotan miring "warga".Rabu (11/3/26).

Selain kesan, secara visual pun mengganggu estetika lingkungan tampak semrawut dan berpotensi mengganggu jaringan listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN), pemasangan kabel yang tidak tertata rapi juga diduga kerap mengabaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Pantauan "warga" di beberapa titik menunjukkan kabel jaringan internet (fiber optik) atas menggantung terjuntai rendah, jelas kerap langsung bersinggungan di tiang listrik maupun melintang di atas jalan. Bahkan, terdapat kabel yang kasat mata hanya di ikat secara seadanya tanpa pelindung maupun penata'an yang memadai. Kondisi ini dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.

Salah satu warga Sepatan yang enggan disebutkan namanya mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Ia mengatakan, beberapa pekerja yang melakukan pemasangan kabel terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri seperti helm keselamatan, rompie, maupun sabuk pengaman (Septy Bell) sa'at bekerja di ketinggian.

“Sering terlihat pekerja naik tiang tanpa perlengkapan keselamatan yang lengkap. Kabel juga dipasang asal-asalan sehingga terlihat semrawut dan berpotensi membahayakan,” ujarnya.

Selain itu, "warga" menilai banyaknya kabel dari berbagai penyedia layanan internet (Propider) membuat tiang listrik menjadi ikut terjejal penuh dan tidak tertata. Kondisi tersebut dinilai rawan menimbulkan korsleting arus pendek yang dapat berdampak pada kebakaran, seperti yang telah sempat terjadi tidak jauh dari lokasi pengerja'an selang beberapa hari yang lalu.

Seperti di katakan seorang wanita pengguna jalan, Dewi (52) yang pernah menyaksikan terjadi nya kabel terbakar di tiang internet tersebut sa'at kebetulan melintas pada beverapa waktu lalu.

"Kemarin belum seminggu itu kan dekat tiang tak jauh dari sa'at ini sedang dikerjain kejadian terbakar kabel nya hingga kelihatan ibu yang bermukim dibawah nya itu syiock ketakutan, ntah konslet atau apa saya kurang ngerti tapi sempat bikin geger juga sampai-sampai seorang ibu ngamuk maki maki  para pekerja yang tarik kabel itu, kata - kata nya tak terima depan rumah nya kebakaran, pasang udah dimalam hari juga tanpa ijin lagi pada pemilik lahan," Ungkap nya pada wartawan.

Masyarakat berharap adanya penertiban dari pihak terkait agar pemasangan jaringan internet dilakukan secara tertib, sesuai aturan S.O.P, serta memiliki perizinan yang jelas sehingga tidak dikawatirkan merugikan jawatan pemerintah dan tetap menjaga kerapihan lingkungan.
Seorang pakar keselamatan kerja menjelaskan bahwa pekerjaan instalasi jaringan di ketinggian seharusnya mengikuti standar K3, termasuk penggunaan helm keselamatan, sabuk pengaman, serta pengaturan jalur kabel yang aman dan rapi.

"Warga" juga berharap aparat penegak hukum (APH) serta pemerintah daerah, seperti Polsek Sepatan dan Kecamatan Sepatan serta Dinas-dinas terkait, dapat melakukan pengawasan serta penata'an ulang jaringan kabel internet agar lebih aman, tertib, dan tidak membahayakan masyarakat.
Selain itu, instansi terkait di bidang perizinan juga diharapkan dapat menindak tegas oknum yang diduga melakukan penyalahguna'an izin maupun mengabaikan standar K3.

Sebagai informasi, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan bidang yang berfokus pada perlindungan tenaga kerja dari risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Hal tersebut mencakup upaya pencegahan, identifikasi, serta pengendalian bahaya di lingkungan kerja.

Regulasi mengenai K3 di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja serta Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen K3.
Jika tidak segera ditangani, kondisi kabel yang semrawut,dikhawatirkan dapat menimbulkan risiko kecelaka'an serta merusak keindahan lingkungan di wilayah Sepatan.***


AA (PMJ)
Editor : Dewi Sari.




                    

                   Literasi: WA (0813 8282 2975)
Boks Redaksi :
Anda Klik tekan lama buka tautan di bawah ini, bulatan CROME (Open) klik/tekan berhasil.
👇
https://radarberitanasional.co.id/pages/redaksi-box






Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)