PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL: HIDUPKAN SEMANGAT JUANG PARA PAHLAWAN BAGI GENERASI BANGSA

Radarberitanasional.co.id
By -
0
PROF. DR. KH. SUTAN NASOMAL: HIDUPKAN SEMANGAT JUANG PARA PAHLAWAN BAGI GENERASI BANGSA
DKJ ||RBN.CO.ID-Pakar Hukum Internasional dan Ekonom, Prof. DR. KH. Sutan Nasomal SH, MH, menyerukan pentingnya menanamkan kembali semangat juang para pahlawan kepada generasi bangsa. Hal itu disampaikan dalam wawancara via telepon bersama para pemimpin redaksi media cetak dan online, baik dalam maupun luar negeri, dari Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka di Jakarta.

> "Merdeka sudah 100 tahun atas perjuangan para pahlawan yang besar jasanya. Kini rakyat Indonesia sangat mendambakan kesejahteraan di berbagai bidang, di bawah kepemimpinan Presiden Bapak Prabowo Subianto. Kami berharap rakyat menikmati kesehatan dan pendidikan gratis, lapangan kerja tersedia, serta kebutuhan pokok, listrik, dan BBM tercukupi. Pupuk jangan langka, dan harga terjangkau bagi petani," ujar Prof. Sutan.

Ia menegaskan, perjuangan panjang bangsa Indonesia selama 350 tahun melawan penjajah telah melahirkan kemerdekaan yang harus terus disyukuri. Kini kehidupan masyarakat sudah jauh lebih baik dibanding masa penjajahan, dengan pembangunan di berbagai daerah dan peningkatan mutu pendidikan serta layanan kesehatan.

Menurutnya, tugas besar Presiden RI saat ini adalah melanjutkan semangat para pahlawan untuk memakmurkan rakyat.

> "Doa dan dukungan kita semua untuk Bapak Prabowo agar tetap sehat dan semangat membangun jiwa, raga, serta ruang NKRI. Indonesia harus didukung agar tetap jaya selamanya," ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Sutan menyoroti tantangan besar bangsa dalam melawan "penjajahan gaya baru" yang muncul melalui praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Ia menegaskan bahwa negara akan kuat jika pemimpinnya berani melawan para pengkhianat bangsa.

> "Para tikus berdasi ini seperti parasit yang melemahkan kekuatan negara. Hukum jangan tajam ke bawah dan tumpul ke atas," tegasnya.



Prof. Sutan mengingatkan, banyak kerajaan hancur bukan karena perang, tetapi karena pengkhianatan dari dalam. Hal itu menjadi cerminan kondisi yang masih bisa terjadi dalam pemerintahan modern.

> "Oknum pejabat daerah sering membuka jalan bagi permainan kotor pejabat pusat. Kekayaan negara dikuras untuk memperkaya kelompok tertentu, sementara rakyat di daerah semakin miskin," ujarnya.


Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan, Prof. Sutan berpesan agar bangsa Indonesia tidak hanya membangun jasmani, tetapi juga membangun jiwa dan karakter bangsa.
Ia mengingatkan pentingnya pendidikan yang menanamkan nilai kejujuran dan tanggung jawab agar "mental maling" sirna dari bumi pertiwi.

> "Jangan lupakan sejarah. Indonesia memiliki masa lalu yang menyedihkan, dan dari situlah tongkat menuju masa depan harus kita genggam dengan penuh kesadaran," pesan Prof. Sutan.



Sebagai penutup, beliau mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk senantiasa memanjatkan doa agar para pahlawan bangsa mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT.

Editor: Dewi Sari

Narasumber:
Prof. DR. KH. Sutan Nasomal SH, MH
Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka,
Jenderal Kompii, dan Pengasuh Ponpes Ass-Saqwa Plus.

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)