DKJ|| Radarberitanasional.co.id– Pemerintah resmi menetapkan daftar hari libur nasional dan cuti bersama melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri. SKB tersebut diteken oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, serta Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.
Penetapan ini menjadi pedoman bagi kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat dalam menyusun rencana kerja, pelayanan publik, maupun aktivitas sosial ekonomi sepanjang tahun 2025 dan 2026.
Hari Libur Nasional 2025
Tercatat sebanyak 17 hari libur nasional, antara lain:
1 Januari: Tahun Baru Masehi
27 Januari: Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
29 Januari: Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili
29 Maret: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1947
31 Maret–1 April: Idul Fitri 1446 H
18 April: Wafat Isa Almasih
20 April: Paskah
1 Mei: Hari Buruh Internasional
12 Mei: Hari Raya Waisak 2569 BE
29 Mei: Kenaikan Isa Almasih
1 Juni: Hari Lahir Pancasila
6 Juni: Idul Adha 1446 H
27 Juni: 1 Muharam 1447 H
17 Agustus: Hari Kemerdekaan RI
5 September: Maulid Nabi Muhammad SAW
25 Desember: Natal
Selain itu, pemerintah juga menetapkan 10 hari cuti bersama pada 2025, termasuk untuk perayaan Imlek, Nyepi, Idul Fitri, Waisak, Kenaikan Isa Almasih, Idul Adha, dan Natal.
Hari Libur Nasional 2026
Untuk tahun 2026, jumlah hari libur nasional tetap 17 hari, di antaranya:
1 Januari: Tahun Baru Masehi
16 Januari: Isra Miraj Nabi Muhammad SAW
17 Februari: Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
19 Maret: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
21–22 Maret: Idul Fitri 1447 H
3 April: Wafat Isa Almasih
5 April: Paskah
1 Mei: Hari Buruh Internasional
14 Mei: Kenaikan Isa Almasih
27 Mei: Idul Adha 1447 H
31 Mei: Waisak 2570 BE
1 Juni: Hari Lahir Pancasila
16 Juni: 1 Muharam 1448 H
17 Agustus: Hari Kemerdekaan RI
25 Agustus: Maulid Nabi Muhammad SAW
25 Desember: Natal
Adapun 8 hari cuti bersama ditetapkan pemerintah pada 2026, di antaranya untuk Imlek, Nyepi, Idul Fitri, Kenaikan Isa Almasih, Idul Adha, dan Natal.
Dengan adanya SKB 3 Menteri ini, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih awal merencanakan kegiatan, baik terkait pekerjaan maupun aktivitas keluarga dan sosial.
(Dewi Sari).
Posting Komentar
0Komentar